Sunday, 18 August 2013

Janji Allah Kepada Orang-orang yang Beriman dan Beramal Sholih


  1. Allah memberi petunjuk kepada mereka.

  2. وليعلم الذين أوتوا العلم أنه الحق من ربك فيؤمنوا به فتخبت له قلوبهم وإن الله لهاد الذين آمنوا إلى صراط مستقيم

    Sesungguhnya Allah adalah Pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus. QS. 22 : 54

  3. Allah Pelindung mereka.

  4. الله ولي الذين آمنوا يخرجهم من الظلمات إلى النور والذين كفروا أوليآؤهم الطاغوت يخرجونهم من النور إلى الظلمات أولئك أصحاب النار هم فيها خالدون

    Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). QS. 2 : 257

  5. Allah Pembela mereka.

  6. إن الله يدافع عن الذين آمنوا إن الله لا يحب كل خوان كفور

    Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat dan mengingkari nikmat. OS. 22 : 38

  7. Allah Penolong mereka.

  8. ولقد أرسلنا من قبلك رسلا إلى قومهم فجاؤوهم بالبينات فانتقمنا من الذين أجرموا وكان حقا علينا نصر المؤمنين

    Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman. QS. 30 : 47

  9. Allah tidak akan memberi jalan orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang beriman.

  10. الذين يتربصون بكم فإن كان لكم فتح من الله قالوا ألم نكن معكم وإن كان للكافرين نصيب قالوا ألم نستحوذ عليكم ونمنعكم من المؤمنين فالله يحكم بينكم يوم القيامة ولن يجعل الله للكافرين على المؤمنين سبيلا

    Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman. QS. 4 : 141

  11. Allah memberi kekuatan (power) kepada mereka.

  12. يقولون لئن رجعنا إلى المدينة ليخرجن الأعز منها الأذل ولله العزة ولرسوله وللمؤمنين ولكن المنافقين لا يعلمون

    Kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang beriman. QS. 63 : 8

  13. Allah akan menjadikan mereka berkuasa.

  14. وعد الله الذين آمنوا منكم وعملوا الصالحات ليستخلفنهم في الأرض كما استخلف الذين من قبلهم وليمكنن لهم دينهم الذي ارتضى لهم وليبدلنهم من بعد خوفهم أمنا يعبدونني لا يشركون بي شيئا ومن كفر بعد ذلك فأولئك هم الفاسقون

    Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. QS. 24 : 55

  15. Allah akan melimpahkan berkah kepada mereka.

  16. ولو أن أهل القرى آمنوا واتقوا لفتحنا عليهم بركات من السماء والأرض ولكن كذبوا فأخذناهم بما كانوا يكسبون

    Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. QS. 7 : 96

  17. Allah akan memberikan kehidupan mereka baik.

  18. من عمل صالحا من ذكر أو أنثى وهو مؤمن فلنحيينه حياة طيبة ولنجزينهم أجرهم بأحسن ما كانوا يعملون

    Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. OS. 16:97

Sumber "Janji Allah Kepada Orang-orang yang Beriman dan Beramal Sholih" Disadur dari Text Asli Tausiah KH Ahmad Husaini, Karawang

Friday, 2 August 2013

Melanggar Tauhid

Melanggar Tauhid Berarti Kebinasaan Selama-lamanya.


Apa itu Tauhid ? Sudah kita pelajari bersama pada saat giliran pengajian yang lalu. Untuk menjaga diri kita supaya tidak terjerumus pada kesesatan / kemusyrikan, hendaklah kita pegang-teguh pemahaman Tauhid yang sudah kita pelajari. Pada pengajian hari ini, mari kita simak firman Allah di bawah ini tentang orang-orang yang tidak mau ber-Tauhid.

وبرزت الجحيم للغاوين[91]وقيل لهم أين ما كنتم تعبدون[92]من دون الله هل ينصرونكم أو ينتصرون
( artinya ) Maka didekatkanlah neraka-jahim kepada orang-orang yang sesat ( tidak mau ber-Tauhid, pen.). Lalu dikatakan kepada mereka: Dimana tuhan yang kamu sembah selama ini selain Allah ? Apakah mereka semua bisa menolong kamu, atau menolong diri mereka sendiri ? QS. Asy-Syuaro' (26) 91 - 93.

فكبكبوا فيها هم والغاوون[94]وجنود إبليس أجمعون
Maka mereka ( sesembahan itu ) dijungkirkan bersama orang-orang sesat ( penyembahnya ) ke dalam neraka, beserta tentara iblis seluruhnya. QS. Asy-Syuaro' (26) 94 - 95.

قالوا وهم فيها يختصمون[96]تالله إن كنا لفي ضلال مبين[97]إذ نسويكم برب العالمين
Mereka berkata saat saling berdebat di dalam neraka : Demi Allah, dahulu kami benar-benar berada dalam kesesatan yang nyata; karena kami menyamakan kamu ( para sesembahan ) dengan Allah Robbul - 'alamin. QS. Asy-Syuaro' (26) 96 - 98.

Menurut penelitian pengikut - Ulama Salaf dari Yogyakarta, Sumber kesesatan/ kemusyrikan adalah :
1- Pedukunan, 2- nujum, 3- jimat, 4- wafak / isim, 5- ilmu sihir, 6- pelet, 7- santet, 8- ilmu kebal, 9- jejampe, 10- sesajen, 11- percaya pada keris, batubatu berkhasiat, 12- susuk, 13- horoskop, 14- memuja-meminta-minta pada kuburan, 15- minta pada kyai ampuh, 16- minta pada eyang / 'mbah, 17- paranormal, 18- kultus pribadi kepada seseorang siapapun dia, 19- buku mujarobat ( baik yang berbahasa Arab, Indonesia atau bahasa apa saja ), 20- jaringan Islam liberal ( JIL ), 21- ajaran komunisme, kapitalis, liberalisme dan lain-lainnya yang menyimpang dari Tauhid


Sumber "Melanggar Tauhid" Disadur dari Text Asli Tausiah KH Ahmad Husaini, Karawang

Friday, 30 November 2012

Tanda Bahagia Hidup Seseorang

Tanda Bahagia Hidup Seseorang :
  • Setiap kali bertambah ilmu-agamanya, bertambah pula tawadhu'nya dan kasih sayangnya
  • Setiap kali bertambah amal-sholihnya, bertambah pula takutnya kepada Allah
  • Setiap kali bertambah umurnya, dia makin jauh berkurang serakahnya
  • Setiap kali bertambah hartanya, bertambah pula murah hatinya dan infaqnya
  • Setiap kali bertambah derajatnya dan kedudukannya, bertambah pula kedekatannya kepada manusia (penolong)
Imam Ibnul Qoyim Al-Jauziyah (691 - 751 H)

Sumber "Tanda Bahagia Hidup Seseorang" Disadur dari Text Asli Tausiah KH Ahmad Husaini, Karawang

Friday, 2 November 2012

Siapa Yang Mau Hidup Bahagia ?


Rasulullah SAW bersabda:
Siapa yang mau mengaambil kalimat-kalimat ini dari aku, kemudian mengamalkannya atau mengajarkannya kepada orang yang mau mengamalkannya ?

Abu Hurairoh menjawab : Saya, wahai Rasulullah.

kemudian Rasulullah SAW memegang tangan saya sambil menghitung 5 perkara dan bersabda :
  1. Tinggalkanlah hal-hal yang diharamkan oleh Allah, pasti kamu menjadi orang yang paling baik dalam beribadah kepada-Nya.
  2. Dan terimalah dengan ridho apa-saja yang Allah berikan kepadamu, pasti kamu menjadi manusia yang paling kaya.
  3. Dan berbuat baiklah kamu kepada tetanggamu, pasti kamu menjadi orang yang benar-benar beriman.
  4. Dan cintailah semua orang sebagaimana kamu mencintai dirimu sendiri, pasti kamu akan menjadi orang Islam sejati.
  5. Dan jangan kamu banyak tertawa, sebab banyak tertawa itu membuat hati jadi mati.
HR Ibnu Majah dan Al-Baehaqi.

Sumber "Siapa Yang Mau Hidup Bahagia ?" Disadur dari Text Asli Tausiah KH Ahmad Husaini, Karawang 

Saturday, 8 September 2012

Penguasa Wajib Memungut Pajak


خذ من أموالهم صدقة تطهرهم وتزكيهم بها وصل عليهم إن صلاتك سكن لهم والله سميع عليم[103]ألم يعلموا أن الله هو يقبل التوبة عن عباده ويأخذ الصدقات وأن الله هو التواب الرحيم[104]وقل اعملوا فسيرى الله عملكم ورسوله والمؤمنون وستردون إلى عالم الغيب والشهادة فينبئكم بما كنتم تعملون

Wahai Muhammad, pungutlah zakat dari sebagian harta orang-orang beriman, agar dengan zakat itu engkau dapat membersihkan harta mereka dan menyucikan jiwa mereka. Wahai Muhammad, do'akanlah mereka. Do'amu menjadikan mereka tenang. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Apakah orang-orang beriman tidak menyadari bahwa Allah adalah Tuhan yang menerima taubat dari para hamba-Nya dan menyuruh memungut zakat ? Sungguh Allah Penerima taubat, lagi Maha Penyayang kepada semua hambanya. Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang beriman : Ber-amal sholihlah kalian. Allah dan Rosul-Nya akan menilai kalian. Begitu juga orang-orang beriman akan menilai kalian. Pada hari kiamat kelak, kalian akan dikembalikan kepada Allah, Tuhan yang Maha Mengetahui yang ghoib dan yang nyata. Allah akan mengabarkan kepada kalian semua perbuatan kalian yang telah kalian lakukan di dunia.
QS. At-Taubah (9) : 103- 105

AL-QUR'ANUL KARIM Tarjamah Tafsiriyah
Publikasi MAJLIS MUJAHIDIN cet II Desember 2011
Yogyakarta - Indonesia

Friday, 25 May 2012

Ejekan Kepada Nabi Muhammad SAW


Pada suatu hari, jari tangan Nabi saw kejatuhan sebuah benda keras (batu) dari atas sehingga jari tangan beliau luka dan bengkak. Beliau tidak mengetahui, siapa yang melemparkan batu itu, luka dan bengkak itu sangat menyakitkan sehingga selama tiga hari beliau tidak keluar dari rumah karena demam. Dalam pada itu isteri Abu Lahab, Aura namanya, datang ke rumah Nabi saw, dengan berpura-pura hendak menengoknya seraya berkata yang maksudnya mengejek beliau. Kata dia : "Muhammad, mengapa engkau tidak keluar-keluar dari rumah dan tidak membawa berita yang sangat ajaib? Saya menyangka setanmu sekarang telah meninggalkan kamu, karena aku tahu bahwa setanmu sekarang telah meninggalkan kamu, karena selama 2 atau 3 hari tidak berkunjung kepadamu, dan barangkali setanmu sudah tidak lagi mendekatimu atau barangkali dia telah marah kepadamu".

Ejekan Aura (yang dikenal dengan Ummu Jamilah) seketika itu tersiar di kalangan Musyrikin Quraisy. Dengan demikian mereka menambah ejekan itu dengan katakata: 'Oh, sekarang Muhammad telah ditinggalkan oleh Tuhannya, telah memarahinya, maka sekarang dia malu keluar dari rumahnya untuk menyampaikan air mukanya"

Ejekan itu menyebabkan Nabi saw berduka, karena orang telah banyak memberitahukan itu kepada beliau; oleh sebab itu, Allah menurunkan wahyu kepada beliau :
 والضحى[1]والليل إذا سجى[2]ما ودعك ربك وما قلى
(artinya) : 1. demi waktu matahari sepenggalahan naik, 2. dan demi malam apabila telah sunyi (gelap), kepadamu. 3. Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu,

Seketika itu juga gembiralah hati Nabi saw kemudian beliau bertakbir dan bersyukur kepada Allah


Sumber "Ejekan Kepada Nabi Muhammad SAW" Disadur dari Text Asli Tausiah KH Ahmad Husaini, Karawang

http://tausiah-kh-ahmad-husaini.blogspot.com/2012/05/ejekan-kepada-nabi-muhammad-saw.html

Friday, 27 April 2012

Para hamba Allah Yang Maha Pemurah


وعباد الرحمن الذين يمشون على الأرض هونا وإذا خاطبهم الجاهلون قالوا سلاما(63)والذين يبيتون لربهم سجدا وقياما(64)والذين يقولون ربنا اصرف عنا عذاب جهنم إن عذابها كان غراما(65)إنها ساءت مستقرا ومقاما(66)والذين إذا أنفقوا لم يسرفوا ولم يقتروا وكان بين ذلك قواما(67)والذين لا يدعون مع الله إلها آخر ولا يقتلون النفس التي حرم الله إلا بالحق ولا يزنون ومن يفعل ذلك يلق أثاما(68)يضاعف له العذاب يوم القيامة ويخلد فيه مهانا(69)إلا من تاب وآمن وعمل عملا صالحا فأولئك يبدل الله سيئاتهم حسنات وكان الله غفورا رحيما(70)ومن تاب وعمل صالحا فإنه يتوب إلى الله متابا(71)والذين لا يشهدون الزور وإذا مروا باللغو مروا كراما(72)والذين إذا ذكروا بآيات ربهم لم يخروا عليها صما وعميانا(73)والذين يقولون ربنا هب لنا من أزواجنا وذرياتنا قرة أعين واجعلنا للمتقين إماما(74)أولئك يجزون الغرفة بما صبروا ويلقون فيها تحية وسلاما(75)خالدين فيها حسنت مستقرا ومقاما
[63] Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. [64] Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka. [65] Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, jauhkan adzab Jahanam dari kami, sesungguhnya adzabnya itu adalah kebinasaan yang kekal". [66] Sesungguhnya Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. [67] Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. [68] Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), [69] (yakni) akan dilipat gandakan adzab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam adzab itu, dalam keadaan terhina, [70] kecuali orang-orang yang bertobat, beriman dan mengerjakan amal shaleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [71] Dan orang yang bertobat dan mengerjakan amal shaleh, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya. [72] Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.[73] Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta. [74] Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. [75] Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya, [76] mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman. QS. 25 : 63 - 76

Beberapa sifat dan karakteristik Ibadur-Rohman, antara lain :
1.       orang-orang yang berjalan di muka bumi dengan rendah hati.
Ahli Tafsir Imam At-Thobari menjelaskan : Mereka berjalan di muka bumi dengan santun, tenang, tidak sombong, tidak maksiat kepada Allah tidak berbuat kerusakan di dalamnya.
2.       dan bila ditegur oleh orang-orang jahil, mereka mengucapkan salam kedamaian. Mereka membalas sikap dan perkataan orang-orang yang tidak baik dengan kebaikan.
Orang-orang Sholih sepanjang sejarah-manusia selalu dihadapkan dengan prilaku buruk dan zolim oleh manusia yang jauh dan hidayah Allah.
3.       orang-orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.
Mereka istiqomah dalam mendirikan sholat-tahajjud di malam hari, ibadah sunnah yang sangat tinggi nilainya di hadapan Allah.
4.       dan orang-orang yang selalu berdo’a: “Ya Tuhan kami, jauhkan azab neraka jahanam dari kami”
5.       dan orang-orang yang apabila membelanjakan hartanya, mereka tidak berlebihan dan tidak kikir ( koret / medit ) dan adalah pembelanjaan itu di tengah-tengah antara yang demikian.

Dalam ajaran Islam ada dua konsep untuk menjaga keseimbangan dan kehormatan diri dalam menyikapi harta, yakni tabdzir dan isrof. Tabdzir, pelakunya disebut Mubadzirin adalah prilaku boros. (Saudaranya setan QS. 17 : 27). 
إن المبذرين كانوا إخوان الشياطين وكان الشيطان لربه كفورا
Isrof, pelakunya disebut Musrifin, yaitu berlebih-lebihan dalam segala hal. Makan dan minum kekenyangan, belanja beriebihan menurut hawa-nafsu. Allah benci orang-orang berlebihan (QS. 7 : 31)
يا بني آدم خذوا زينتكم عند كل مسجد وكلوا واشربوا ولا تسرفوا إنه لا يحب المسرفين


Sumber "Para hamba Allah Yang Maha Pemurah" Disadur dari Text Asli Tausiah KH Ahmad Husaini, Karawang
Text Asli Tausiah: